Minyak Oregano
Dikenal sebagai rajanya antibiotik
alami di beberapa studi dan penelitian. Seperti dikutip dari Care2,
minyak oregano ini memiliki manfaat antibiotik yang sangat kuat
dibandingkan bahan lainnya.
Pada penelitian yang dilakukan oleh
Paul Belaiche, minyak oregano mampu membunuh 96% bakteri pneumococcus,
92% bakteri neisseria, bakteri proteus dan bakteri staphylococcus.
Bakteri strein dan neisseria ini sering ditemukan pada penyakit
gonorrhea dan meningitis. Sedangkan bakteri proteus ditemukan pada
infeksi usus, dan bakteri staphylococcus seringkali ditemukan pada
makanan yang beracun.
Dikatakan juga, minyak oregano ini mampu
berperan sebagai antibiotik yang mempercepat penyembuhan sakit
tenggorokan, demam, reumatik, infeksi luar, dan anorexia.
Ekstrak Daun Zaitun
Daun Zaitun dikenal juga sebagai alternatif antibiotik lain, yang
sangat ampuh menangani virus. Drs O dan B. Lee dari Department of
Biomedical Science di CHA University Korea menemukan bahwa daun zaitun
ini berpotensi besar melawan serangan virus dan mikroba serta radikal
bebas.
Bawang Putih
Sebagian dari Anda
mungkin sudah tahu bahwa bawang putih adalah antibiotik alami yang
ramah dan ditemukan dengan mudah di dapur. Kandungan potasium dan
germaniumnya sangat baik untuk pencernaan. Bawang putih juga mengandung
zat yang komposisinya mirip dengan sulfur, yang diberi nama allicin.
Zat tersebut dapat memacu immune tubuh.
Tak heran bila menu chinese food banyak mengandalkan bawang putih sebagai bumbu dasarnya.
Green Tea
Salah satu agen antibiotik aktif di dalam green tea disebut
epogallocatechin gallate (EGCG). Dalam penelitian, zat tersebut
dikatakan efektif melawan bakteri yang masuk secara oral.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar